Gerak Cepat Usai Dilantik, Ketua PUI Bekasi Gandeng MUI untuk Dakwah dan Ekonomi Umat

Bekasi – Kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah Persatuan Ummat Islam (DPD PUI) Kabupaten Bekasi langsung bergerak membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen umat Islam. Ketua DPD PUI Kabupaten Bekasi, H. Juju Zubair, didampingi Sekretaris Umum Rosandi Ardi Nugraha, mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Prof. KH. Mahmud, Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.

Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi pengurus baru untuk mendapatkan arahan dan meneguhkan komitmen membangun organisasi yang solid, mandiri, dan bermanfaat bagi umat.

Tiga Pesan MUI untuk PUI

Dalam suasana hangat, KH. Mahmud berbagi nasihat dan pengalaman kepada jajaran pengurus. Ia menitipkan tiga pesan.

Pertama, memperkuat ukhuwah dan menjadi perekat antarormas Islam. PUI diharapkan berperan aktif membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan di antara organisasi kemasyarakatan Islam, sehingga gerakan dakwah menjadi lebih solid dan berdampak.

Kedua, membangun kemandirian ekonomi umat melalui kewirausahaan. Menurutnya, PUI tidak cukup berfokus pada dakwah dan pendidikan, tetapi juga perlu melahirkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, karena kekuatan ekonomi turut menopang keberlangsungan dakwah. PUI didorong mencetak wirausahawan melalui pengembangan usaha, pemanfaatan media, dan penguatan potensi ekonomi masyarakat.

Ketiga, menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi keilmuan. Kaderisasi PUI diharapkan menghasilkan kader unggul dengan keahlian di berbagai bidang, sehingga mampu menjawab persoalan masyarakat.

Ormas Islam dan Pembangunan Daerah

KH. Mahmud juga menyoroti pentingnya peran ormas Islam dalam memberi masukan terhadap kebijakan pembangunan daerah. Ia berharap unsur ormas Islam memperoleh ruang dalam struktur pertimbangan atau penasihat kepala daerah, agar aspirasi umat lebih terakomodasi dalam pembangunan Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi kepemimpinan Ahmad Heryawan, kader PUI yang pernah menjabat Gubernur Jawa Barat, khususnya dukungannya terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam.

Pada momentum yang sama, DPD PUI Kabupaten Bekasi ikut menandatangani kesepakatan bersama MUI Kabupaten Bekasi dan sejumlah ormas Islam lainnya terkait sikap penolakan terhadap LGBT di Kabupaten Bekasi.

Amanah yang Harus Menghadirkan Manfaat

Juju Zubair menyampaikan terima kasih atas sambutan, nasihat, dan perhatian Ketua MUI Kabupaten Bekasi.

“Jazakallah khairan katsiran, Kiai, atas dukungan dan atensinya kepada kami. Doakan kami, pengurus baru PUI Kabupaten Bekasi, dapat menjalankan amanah yang sebaik-baiknya untuk menghadirkan program yang bermanfaat bagi umat. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” ujarnya.

Berbagai masukan tersebut akan menjadi bekal dalam menyusun arah gerak organisasi. Penguatan silaturahmi antarormas Islam, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pengembangan SDM berkompetensi khusus menjadi agenda strategis yang akan diterjemahkan ke dalam program kerja nyata. Dengan kepemimpinan yang baru, PUI Kabupaten Bekasi diharapkan semakin berperan membangun persatuan, mengembangkan potensi umat, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

===

Reporter: Kang Holil
Editor: Gabriel

Exit mobile version