LAZIS PUI Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Irwan Umbara Nahkodai Penguatan Program Filantropi Ummat

Jakarta, 11 Februari 2026 — Pengurus Lembaga Zakat, Infak, dan Shadaah Persatuan Ummat Islam (LAZIS PUI) periode 2026–2029 resmi dilantik pada Rabu (11/2/26) di Kantor 1 Pimpinan Pusat PUI, Pancoran, Jakarta. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal DPP PUI, Dr. Kana Kurniawan, mewakili Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin, M.Sos.

Dalam pelantikan tersebut, Irwan Umbara, S.Pd. resmi ditetapkan sebagai Direqktur LAZIS PUI yang baru untuk memimpin lembaga filantropi PUI dalam periode tiga tahun ke depan.

Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus DPP PUI, pengurus LAZIS PUI, serta sejumlah tokoh dan aktivis PUI yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran LAZIS PUI sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Dalam sambutannya, Sekjen DPP PUI Dr. Kana Kurniawan menegaskan bahwa LAZIS PUI memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial umat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan.

Ia menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PUI agar kepengurusan baru mampu membawa LAZIS PUI menjadi lembaga filantropi modern yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Ketua Umum DPP PUI berharap LAZIS PUI dapat menjadi motor penguatan program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Pengelolaan zakat ke depan harus semakin profesional, akuntabel, serta mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Dr. Kana.

Ia juga menambahkan bahwa PUI memiliki jaringan luas di berbagai daerah yang dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan program pemberdayaan umat secara nasional.

Sementara itu, Direktur LAZIS PUI periode 2026–2029, Irwan Umbara, S.Pd., menyampaikan komitmennya untuk memperkuat tata kelola lembaga dan memperluas program-program kemanfaatan bagi umat.

Menurutnya, LAZIS PUI akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, serta respons cepat terhadap kebutuhan sosial masyarakat.

“Kami ingin LAZIS PUI hadir tidak hanya sebagai lembaga penyalur bantuan, tetapi juga menjadi lembaga pemberdayaan yang mampu membantu masyarakat bangkit secara mandiri. Sehingga yang asalnya mustahik akan menjadi muzakki karena telah menjadi CEO usahanya sendiri. Insya Allah, kepercayaan umat akan kami jaga melalui pengelolaan yang transparan dan program yang tepat sasaran,” ujar Irwan Umbara.

Ia juga mengajak seluruh jaringan PUI di daerah untuk bersinergi agar program LAZIS PUI dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan pelantikan ini, diharapkan LAZIS PUI semakin memperkuat peran filantropi Islam PUI dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan umat di Indonesia.

Exit mobile version