
Bekasi, 09 Mei 2026
Majelis Taklim Muslimah (MTM) Nurul Ittihad menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen Majelis Taklim pada Sabtu, 09 Mei 2026 bertempat di Masjid Al Muhajirin PTI 1, Jl. Badak 3 Jembatan 2, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB ini diikuti oleh 12 majlis taklim, dan setiap majlis taklim mengirimkan perwakilannya sebanyak 5 orang. para pengurus dan anggota majelis taklim dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas tata kelola majelis taklim agar lebih terstruktur, aktif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan kapasitas pengurus majelis taklim dalam bidang manajerial maupun edukasional.
Acara ini menghadirkan Bapak H. Judi Muhyidin, S.Sos.I selaku Penyuluh Agama Islam dan Ketua Pokja Majelis Taklim Kementerian Agama Kabupaten Bekasi. Dalam pemaparannya yang bertema “Kebijakan Kemenag dalam Penguatan Majelis Taklim”, beliau menyampaikan pentingnya sinergi antara majelis taklim dan lembaga keagamaan dalam membangun pembinaan umat yang berkelanjutan. Beliau juga menekankan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.
Selain itu, hadir pula Ustadzah Hj. Herliani, M.Ag. sebagai pemateri inti dengan tema “Optimalisasi Manajemen Majelis Taklim melalui Penguatan Kompetensi Manajerial dan Edukasional”. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan organisasi, penyusunan program kerja, administrasi majelis taklim, hingga strategi pengembangan kegiatan edukatif yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan, kegiatan ini juga memperkenalkan Pedoman Pengelolaan Majelis Taklim Terpadu Wanita Persatuan Ummat Islam (PUI) yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Wanita PUI. Pedoman tersebut menjadi acuan penting dalam menjalankan tata kelola majelis taklim yang lebih profesional, terarah, dan berkesinambungan.
Buku pedoman ini diharapkan dapat membantu para pengurus dalam menjalankan berbagai aspek organisasi, mulai dari administrasi, pengembangan program dakwah, pembinaan anggota, hingga peningkatan kualitas pelayanan umat. Kehadiran buku pedoman tersebut menjadi langkah nyata Wanita PUI dalam mendukung terciptanya majelis taklim yang tertib, aktif, dan adaptif terhadap perkembangan masyarakat modern.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para pesertapun aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang pengelolaan majelis taklim di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dakwah melalui penguatan organisasi.
Melalui kegiatan ini, MTM Nurul Ittihad berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam pengelolaan majelis taklim di wilayahnya masing-masing. Dengan manajemen yang baik, majelis taklim diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan umat yang tidak hanya menghadirkan ilmu keagamaan, tetapi juga membangun masyarakat yang berakhlak, berdaya, dan saling menguatkan.
“Semoga kehadiran ilmu menjadi jalan menuju kebermanfaatan dan keberkahan dari Allah SWT.”