
Majalengka — PUI Jawa Barat bersama keluarga besar PUI menggelar kegiatan “Mengenang Perjuangan dan Doa Bersama Tokoh PUI” pada Sabtu, 9 Mei 2026 di gedung Bapermin, Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari pengurus dan perwakilan PUI tingkat wilayah, daerah, cabang, tokoh-tokoh PUI, Wanita PUI, pelajar PUI, jamaah, serta kader-kader PUI dari berbagai unsur.
Acara ini menjadi momentum untuk mengenang jasa serta mendoakan tiga tokoh PUI Majalengka, yaitu Drs. H. Zaenal Abidin, Dra. Hj. Tuti Huriyati, dan Ibu Nani Isnaeniyah yang semasa hidupnya dikenal aktif dalam perjuangan dakwah, pendidikan, sosial, dan pengabdian kepada umat.
Dalam sambutannya, KH. Nurhasan Zaidi yang mewakili keluarga dan PUI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama untuk para tokoh PUI Majalengka yang telah berjasa bagi umat dan dunia pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa Drs. H. Zaenal Abidin dikenal sebagai tokoh PUI dan STAI Majalengka yang istiqamah dalam dakwah, pendidikan, serta perjuangan organisasi.
Sementara Dra. Hj. Tuti Huriyati dikenal sebagai tokoh Wanita PUI yang aktif dalam pembinaan perempuan, pendidikan, dan pengabdian umat.
Adapun Ibu Nani Isnaeniyah dikenal luas atas kiprahnya dalam kegiatan sosial dan perjuangan kemasyarakatan.
KH. Nurhasan Zaidi juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mengenang jasa para tokoh, namun menjadi sarana mengambil nilai perjuangan dan keteladanan hidup mereka. Generasi penerus PUI diharapkan mampu melanjutkan semangat pengabdian, ukhuwah, dan perjuangan para pendahulu. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan agar amal ibadah serta perjuangan beliau-beliau diterima Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Di akhir sambutannya, beliau berharap agar PUI terus istiqamah melahirkan kader dan tokoh yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan agama.
Sementara itu, Dr. H. Karna Sobahi yang hadir sebagai sesepuh dan tokoh yang sezaman dengan ketiga almarhum dan almarhumah turut menyampaikan kesan dan prakata penuh haru. Beliau menyampaikan bahwa hal utama yang harus diteladani dari para tokoh tersebut adalah semangat pengabdiannya kepada umat dan PUI hingga akhir hayat.
Secara khusus beliau mengenang sosok Drs. H. Zaenal Abidin sebagai pribadi yang tidak banyak bicara namun banyak bekerja, dengan dedikasi dan pengabdian nyata untuk kemajuan organisasi dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan. Selain doa bersama, acara juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antar keluarga besar PUI serta meneguhkan kembali semangat perjuangan organisasi dalam melanjutkan cita-cita para pendahulu.