Perkuat Advokasi Umat, Jajaran Pengurus LBH PUI Tingkat Pusat hingga Daerah Resmi Dilantik

Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) dan Lembaga Bantuan Hukum Persatuan Ummat Islam (LBH PUI) Pusat resmi melantik jajaran pengurus pusat, wilayah, dan daerah pada Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Gedung Pimpinan Pusat PUI, Jakarta.

Acara pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Jenderal DPP PUI Dr. Kana Kurniawan, M.A.Hk., dilanjutkan dengan Sekretaris LBH PUI Nana Supena, S.H., M.H. Kemudian, prosesi pelantikan dan pembacaan ikrar janji dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PUI didampingi Ketua LBH PUI, Adv. Etza Imelda Fitri, S.H., M.H.

Pengurus yang dilantik meliputi seluruh jajaran kepengurusan LBH PUI tingkat pusat, wilayah, dan daerah, terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, para wakil ketua bidang, anggota bidang, serta jajaran pengurus daerah dan wilayah.

Pelantikan tersebut mencakup struktur bidang LBH PUI Pusat, LBH PUI Wilayah Jabodebek, LBH PUI Banten, dan LBH PUI Jawa Barat, serta LBH PUI Daerah se-Jakarta, Depok, Bogor, dan Bekasi.

Dalam pelantikan tersebut, turut dikukuhkan jajaran bidang LBH PUI Pusat, yang diketuai oleh:

Sementara itu, jajaran LBH PUI Wilayah yang dilantik dipimpin oleh:

Selain itu, turut dilantik jajaran LBH PUI Daerah se-Jakarta, Depok, Bogor, dan Bekasi beserta sekretaris, bendahara, dan anggota kepengurusan daerah lainnya. Struktur itu dipimpin para ketua yaitu:

Dalam sambutannya, Ketua LBH PUI Wilayah Jakarta, Adv. Sutisna, S.H., menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami persoalan hukum sehingga menjadi tugas bersama bagi LBH PUI untuk memberikan edukasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang belum tersosialisasi hukum. Tugas kita adalah menyadarkan masyarakat dan bersama-sama berjuang membela rakyat,” ujarnya.

Ketua LBH PUI Pusat, Adv. Etza Imelda Fitri, S.H., M.H., dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan PUI yang telah mendukung terbentuk dan berkembangnya LBH PUI.

Ia menegaskan bahwa perjuangan di LBH PUI merupakan bentuk pengabdian dan wakaf profesi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. “Kita wakafkan waktu dan profesi kita di sini. Semoga Allah menerima segala ikhtiar yang dilakukan untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Etza juga menyampaikan bahwa LBH PUI telah menangani berbagai persoalan masyarakat, termasuk pendampingan terhadap korban koperasi di Ciamis dan pendampingan korban kekerasan seksual di Bandung. Selain itu, LBH PUI menargetkan pembentukan 100 kader hingga Desember 2026 dan akan memperluas kerja sama kelembagaan untuk memperkuat pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PUI menyampaikan apresiasi atas berbagai program dan langkah nyata yang telah dilakukan LBH PUI. Ia menegaskan dukungan penuh DPP PUI terhadap seluruh program bantuan hukum yang dijalankan.

“Kami mendukung seluruh program LBH PUI. Semua yang dikerjakan dengan ikhlas di jalan organisasi dan membantu masyarakat, insyaAllah akan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tuturnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran LBH PUI dalam memberikan pendampingan, advokasi, dan edukasi hukum bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

 

Exit mobile version