JAKARTA — Persatuan Ummat Islam (PUI) mengajak seluruh keluarga besar PUI, kader, simpatisan, dan masyarakat luas untuk bersama-sama membantu saudara-saudara terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang cukup besar. Berdasarkan pemutakhiran data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, sebanyak 47 orang meninggal dunia dan 101 warga mengalami luka-luka.
Lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut. Para penyintas saat ini membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
BNPB mencatat, pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa, disusul Kabupaten Manggarai sebanyak 2.078 jiwa, serta sekitar 500 jiwa di Kabupaten Nagekeo. Pengungsian juga tersebar di sejumlah wilayah lain yang terdampak.
Kerusakan akibat gempa juga cukup signifikan. Data sementara BNPB mencatat 914 rumah rusak berat, 126 rumah rusak sedang, dan 317 rumah rusak ringan. Selain itu, sebanyak 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah mengalami kerusakan.
P3K PUI: Kebutuhan Penyintas Sangat Mendesak
Ketua Pusat Penanggulangan dan Penanganan Krisis (P3K) PUI, Asep Kurniawan, mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam melihat kondisi yang dialami para penyintas gempa NTT.
Menurutnya, kebutuhan di lapangan saat ini sangat mendesak, terutama untuk mendukung kehidupan warga selama berada di pengungsian.
“Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi masa yang sangat berat. Mereka kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga. Di tengah kondisi seperti ini, mereka membutuhkan kepedulian dan bantuan kita,” ujar Asep Kurniawan.
Ia menegaskan bahwa P3K PUI terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat terdampak sebagai bagian dari upaya penanganan kemanusiaan PUI.
“Ini bukan hanya persoalan pemerintah atau lembaga kemanusiaan. Ini adalah panggilan kemanusiaan kita bersama. Mari kita bantu sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.
Berdasarkan informasi BNPB, kebutuhan mendesak di sejumlah lokasi pengungsian antara lain tenda darurat, beras, obat-obatan, selimut, velbed, tikar, air bersih, dan genset.
Pemuda PUI: Saatnya Ummat Bergerak
Ajakan serupa disampaikan Wakil Ketua Umum PP Pemuda PUI, Ahmad Gabriel. Ia mengajak generasi muda PUI untuk menjadikan momentum ini sebagai wujud nyata kepedulian, ukhuwah, dan amal kemanusiaan.
“Ketika saudara kita sedang tertimpa musibah, ukhuwah tidak boleh berhenti pada simpati. Harus ada tindakan nyata. Saatnya kita bergerak, menggalang kepedulian, dan membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Ahmad Gabriel.
Menurutnya, bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar. Jika dilakukan secara bersama-sama oleh banyak orang, bantuan kecil sekalipun dapat memberikan dampak yang besar bagi para penyintas.
“Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk membantu. Yang kita butuhkan adalah kepedulian. Seribu, sepuluh ribu, seratus ribu, atau berapa pun yang kita mampu, insyaAllah akan berarti ketika dikumpulkan bersama,” tuturnya.
Ahmad Gabriel juga mengajak jaringan Pemuda PUI di seluruh Indonesia untuk turut menyebarluaskan informasi penggalangan bantuan tersebut melalui jaringan masing-masing.
“Semoga gerakan ini menjadi bagian dari amal nyata PUI. Kita ingin menunjukkan bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, keluarga besar PUI hadir bersama mereka,” tambahnya.
PUI Buka Donasi Kemanusiaan
Untuk mendukung penanganan dan bantuan bagi korban gempa NTT, PUI melalui LAZIS PUI membuka donasi kemanusiaan.
Donasi dapat disalurkan melalui:
BSI
No. Rekening: 1917555555
a.n. LAZIS PUI
Konfirmasi bantuan:
0812-9997-7920
Untuk informasi terkait penanganan dan koordinasi P3K PUI:
Pusat Informasi P3K PUI
0813-1021-4647
Asep Kurniawan
PUI mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu dan menyebarluaskan informasi penggalangan dana ini.
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”
(QS. Al-Ma’idah: 2)
PUI Peduli Gempa NTT. Bersama Ummat, Hadir untuk Kemanusiaan.
