Penulis : Ike Novitasari, S.Pd
Mahasiswa S2 Magister Ekonomi IAI SEBI
Jurusan Ekonomi Pembangunan & Kebijakan Publik
Ketua Bidang Sosial, Kesehatan dan Lingkungan
DPP Wanita Persatuan Ummat Islam
Jakarta_Kecamatan Cakung beralamat di Jalan Sri Sultan Hamengku Buwono IX KM.23, RT01/RW02. Nama Camat terbaru adalah Bapak H. Rohmad, S.AP., M.Si dilantik pada November 2025. Fokus pembangunan diarahkan pada pengendalian banjir, infrastruktur lingkungan, dan penguatan kawasan industri Pulogadung. Kecamatan Cakung dengan luas ±4.248 hektar dengan Total jumlah penduduk Kecamatan Cakung adalah 574.883 jiwa, terdiri dari Laki-laki: 291.667 jiwa (50,73%) dan Perempuan: 283.216 jiwa (49,27%), dengan Jumlah Kepala Keluarga: 171.407 KK. Kepadatan : ± 13.200 jiwa/km². Batas Wilayah Kecamatan Cakung di sebelah Utara: Kecamatan Cilincing; Barat: Kecamatan Pulo Gadung; Selatan: Kecamatan Duren Sawit; Timur: Kecamatan Medan Satria (Bekasi). Kecamatan Cakung terdiri dari 7 kelurahan, 91 Rukun Warga (RW), dan 1.048 Rukun Tetangga (RT). 7 kelurahan tersebut adalah: Cakung Barat, Cakung Timur, Ujung Menteng, Penggilingan, Pulo Gebang, Rawa Terate, dan Jatinegara. (Sumber Resmi: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, data per April 2026).
UMKM merupakan sektor strategis yang berperan besar dalam menggerakkan perekonomian nasional, terutama melalui kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, pengembangan keterampilan, pendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Data tahun 2019 menunjukkan bahwa UMKM menyumbang 61% terhadap PDB nasional dan menyerap sekitar 97% tenagakerja (Nurprabowo and Meilani 2023, 63; Lihat dalam Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia 2023).
Pertumbuhan Ekonomi Cakung (Data Resmi BPS) Jumlah UMKM (2025): ±12.500 unit usaha Perdagangan: ±5.200 Kuliner: ±4.000 Jasa: ±3.300 Industri kecil: ±500. Kontribusi UMKM terhadap Ekonomi Menyerap lebih dari 35% tenaga kerja lokal di Cakung. Omzet rata-rata UMKM kuliner: Rp 15–30 juta per bulan. Sektor dominan: perdagangan, kuliner, jasa, serta industri kecil pendukung kawasan Pulogadung. Sebaran utama: Penggilingan (Perkampungan Industri Kecil), Pulo Gebang (kuliner & transportasi), Rawa Terate (industri). Sumber Resmi Pemerintah Publikasi Kecamatan Cakung Dalam Angka 2025 diterbitkan oleh BPS Kota Jakarta Timur. Tanggal rilis: 26 September 2025.
Angka Kemiskinan Resmi di Cakung Sumber resmi: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Timur. Publikasi: Kecamatan Cakung Dalam Angka 2025 (rilis 26 September 2025).Persentase kemiskinan Jakarta Timur (2025): 8,47%. Estimasi jumlah penduduk miskin di Cakung: ± 47 ribu jiwa dari total ± 560 ribu penduduk. Metode penghitungan: Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret–September 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM Jakarta Timur): 76,1 (2025) Tingkat Pengangguran Terbuka Jakarta Timur: 4,85%(2025) Persentase Penduduk Miskin Jakarta Timur: 8,47% (2025).
Dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta yang ke 499 tahun pada tanggal 22Juni 2026, Kantor Walikota Jakarta Timur menyelenggarakan Event Bazar UMKM Pasar Tumbuh Jakarta Timur. Bazar UMKM Pasar Tumbuh di Kantor Walikota Jakarta Timur ini terdapat UMKM-UMKM dari 6 SKPD yang turut serta dalam event Pasar Tumbuh, Lintas sektor, Hidroponik dan lain sebagainya. 6 SKPD tersebut yakni dari Dinas KPKP, Dinas Sosial, Dinas PPAPP, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Perindustrian & PPKUKM, dan DinasTenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi). Penyelenggaraan Event Bazar UMKM Pasar Tumbuh Jakarta Timur di Kantor Walikota Jakarta Timur selain untuk memperingati HUT Jakarta yang ke 499 tahun juga untuk Memberdayakan UMKM-UMKM lokal dari seluruh kecamatan se-Jakarta Timur, termasuk Cakung. Peserta Bazar UMKM Pasar Tumbuh Jakarta Timur yakni UMKM kuliner, fashion, kerajinan, dan jasa dari 10 kecamatan Jakarta Timur. Kontribusi UMKM Cakung terdiri dari Produk makanan khas dari UMKM Penggilingan & Pulo Gebang. Kerajinan tangan dari komunitas UMKM RawaTerate. Jasa kreatif dan digital dari UMKM Cakung Timur. Dalam event Bazar UMKM Pasar Tumbuh Jakarta Timur ini omzet UMKM untuk Cakung berkisar Rp 8.000.000 sampai Rp 9.000.000 dan untuk Omzet UMKM se-Jakarta Timur sebesar Rp 80.730.000 (Sumber Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Timur).


Event Penyelenggaraan Bazar UMKM Pasar Tumbuh Jakarta Timur ini berdampak sangat positif bagi seluruh UMKM-UMKM se-Jakarta Timur yakni dapat meningkatkan promosi produk lokal karena produk yang dijual mayoritas produksi sendiri dari para pelaku UMKM, membuka akses pasar baru bagi UMKM Cakung dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Event ini mendukung program Camat Cakung Bapak H. Rohmad dalam penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Partisipasi Cakung dalam bazar UMKM HUT Jakarta ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Jakarta Timur. Ini menunjukkan potensi pasar yang kuat dengan basis industri dan UMKM aktif. Para Pelaku UMKM se-Jakarta Timur berharap dari Sudin-sudin Pemerintah yang terkait dengan para UMKM agar lebih sering menyelenggarakan event sejenis seperti Pasar Tumbuh Jakarta Timur ini, bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di Cakung Jakarta Timur.


