Kwarnas Resmi Buka Kemnas Pramuka PUI 2026, Diikuti 134 Gugus Depan dan Ribuan Peserta

SUKABUMI — Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi membuka Kemah Nasional (Kemnas) Satuan Komunitas Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).
Kemnas Pramuka PUI 2026 diikuti 1.289 peserta dari 134 Unit Musyawarah Pramuka Indonesia (UMPI)/Gugus Depan dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 2–4 September 2026, dengan mengusung tema “Berakhlak, Mandiri, Berkarakter.”
Ketua Panitia Kemnas Pramuka PUI, Acep Abdul Aziz, mengatakan peserta terdiri atas 169 Pramuka Penggalang jenjang SD/MI, 625 peserta Penggalang jenjang SMP/MTs, dan 495 Pramuka Penegak jenjang SMA/SMK/MA.
Selain para peserta, kegiatan tersebut juga didampingi oleh 134 pembina serta didukung sekitar 200 panitia dari berbagai daerah.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan Salam Kebangsaan, menyanyikan Mars PUI, serta pembacaan Intisab PUI yang diikuti seluruh peserta upacara.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso sedianya dijadwalkan membuka langsung Kemnas Pramuka PUI 2026. Namun, karena memiliki agenda lain yang berlangsung pada waktu bersamaan, tugas sebagai Pembina Upacara diwakilkan kepada Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda, Sigit Muryono.
Dalam amanatnya, Sigit menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua Kwarnas kepada jajaran pimpinan PUI dan seluruh peserta Kemnas.
Ia kemudian mengajak peserta memahami kembali fundamental Gerakan Pramuka. Menurutnya, terdapat perbedaan antara Gerakan Pramuka sebagai wadah organisasi, kepramukaan sebagai proses pendidikan, dan Pramuka sebagai sebutan bagi anggota yang terdiri atas Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Sigit juga mengaitkan jenjang pendidikan kepramukaan dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Semangat kebangkitan, persatuan, dan perjuangan bangsa, menurutnya, harus menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Sigit turut berbagi pengalaman dari pelaksanaan Jambore Nasional ke-12 di Cibubur pada Agustus lalu. Salah satu petugas pembaca Dasa Darma pada kegiatan tersebut, kata dia, merupakan anggota Pramuka PUI yang juga telah meraih Pramuka Garuda.

“Salah satu petugas yang membacakan Dasa Darma itu, saya saksikan sendiri, adik kita ini juga panta sebagai Pramuka Garuda,” ujar Sigit.
Di hadapan peserta Kemnas, Sigit menyampaikan apresiasi Kwarnas kepada PUI atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kwarnas berterima kasih kepada PUI yang telah menyelenggarakan Kemnas ini. Semoga adik-adik mendapat bekal yang berguna. Pramuka PUI tak pernah menyerah di muka bumi, jadilah teladan di mana-mana. Kemah Nasional Pramuka PUI, sukses dan lancar,” kata Sigit.
Pembukaan Ditandai Bunyi Sirene dan Penyematan Pramuka Garuda
Kemnas Pramuka PUI 2026 secara resmi dibuka melalui pembunyian sirene oleh Sigit Muryono yang disertai ucapan Bismillahirrahmanirrahim.
Momen pembukaan tersebut turut didampingi Wakil Ketua Majelis Syura PUI, Ketua Umum DPP PUI Raizal Arifin, serta jajaran pimpinan PUI lainnya.
Rangkaian simbolis kemudian dilanjutkan dengan penyematan Tanda Pramuka Garuda kepada perwakilan peserta. Penyematan dilakukan bersama jajaran pimpinan PUI, Sekretaris Jenderal PUI, Ketua Sakonas Pramuka PUI, serta Ketua Panitia Steering Committee Kemnas.

Upacara pembukaan juga diisi dengan Mengheningkan Cipta, pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Trisatya, dan Dasa Darma Pramuka. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan Hymne Pramuka dan pembacaan doa.
Usai upacara, Pembina Upacara, jajaran pimpinan PUI, panitia, serta perwakilan kontingen dari berbagai daerah mengikuti sesi foto bersama.
Dengan resmi dibukanya Kemnas Pramuka PUI 2026, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pendidikan, pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian selama tiga hari di kawasan Selabintana.
Melalui Kemnas ini, Pramuka PUI diharapkan dapat memperkuat persaudaraan antargenerasi muda dari berbagai daerah sekaligus membentuk kader yang memiliki akhlak, kemandirian, karakter, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.



