PUI Jalin Kerja Sama Strategis dengan BSI, Perkuat Ekonomi Syariah

Jakarta — Dewan Pengurus Pusat ()DPP) Persatuan Ummat Islam (PUI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi syariah melalui kerja sama strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar organisasi yang telah berdiri sejak 1917 tersebut untuk melakukan modernisasi tata kelola aset serta meningkatkan literasi keuangan di lingkungan lembaga pendidikan dan amal usahanya.
Dalam sambutannya, Kamis (23/4/26) Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, MSos menekankan pentingnya transformasi sistem keuangan organisasi dari model konvensional menuju sistem yang sepenuhnya berbasis syariah dan bebas riba. Menurutnya, perubahan ini bukan hanya soal kepatuhan terhadap prinsip Islam, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.
“PUI memiliki potensi aset bernilai triliunan rupiah yang perlu dikelola secara profesional dan sesuai prinsip syariah. Jika dikelola dengan baik, ini akan menjadi kekuatan besar dalam menopang kesejahteraan umat,” ujarnya.

Kerja sama dengan BSI diharapkan mampu menjadi katalis dalam penguatan sistem keuangan PUI, termasuk dalam pengelolaan aset, optimalisasi layanan keuangan syariah, serta edukasi kepada seluruh elemen organisasi.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PUI dan BSI, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PUI Raizal Arifin dan perwakilan dari BSI yakni Kemas Erwan Husainy (Direktur retail banking bank syariah Indonesia) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat implementasi ekonomi syariah di lingkungan organisasi. Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi ekonomi umat yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPP PUI Bidang Ekonomi Deni Krida Laksana, Ketua Umum PP Pemuda PUI Ahmad Falahuddin Bendahara Umum PP Pemuda PUI Yanto Sarif, Vice President Islamic Ecosistem Solution Group BSI Imat Ni’matullah, Deni Rahmat dan Husni.




