Resmi Dilantik, PD PUI Kabupaten Kuningan Siap Kuatkan Ekonomi Ummat
PD PUI Kuningan dan DPW PUI Jawa Barat foto bersama usai melaksanakan pelantikan PD PUI Kuningan Periode 2020-2025, Selasa (20/10). (foto: humas PUI)

Resmi Dilantik, PD PUI Kabupaten Kuningan Siap Kuatkan Ekonomi Ummat

KUNINGAN –  Pimpinan Daerah Persatuan Umat Islam (PD PUI) Kabupaten Kuningan Periode 2020-2025, resmi dilantik. Acara itu, berlangsung di Hotel De Jehans Kuningan yang dihadiri  kurang lebih 100 tamu undangan perwakilan dari cabang PUI se-Kabupaten Kuningan serta ormas Islam dengan penerapan protokol kesehatan  covid 19 yang sangat ketat, Selasa (20/10).

Pelantikan itu, dihadiri juga Ketua Umum DPW PUI Jabar Dr. KH. Engkos Kosasih, Lc., M.Ag, PD Wanita PUI Kuningan, PD Pemuda PUI Kuningan, dan Bupati Kabupaten Kuningan H. Acep Purnama. Dan pada acara tersebut mengambil tema “Menjadikan PUI Sebagai Organisasi Perekat dan Pemersatu Ummat” yang dilanjutkan dengan rapat kerja PUI Kuningan Periode 2020-2025.

Ketua Umum PD PUI Kuningan, Dr. H. Toto Toharudin, M.Pd., mengatakan, pelantikkan ini semakin meneguhkan tujuan dan cita-cita PUI di bidang ishlah tsamaniyah. PUI Kuningan, kata dia siap untuk melakukan recovery ekonomi dan penguatan ekonomi ummat.

“PUI harus sudah mulai bergeser garapannya. Abad 21 yang harus kita siapkan ada tiga hal. Yakni membangun karakter building anak didik kita, mendorong anak-anaknya dalam mendidik karakter dan bukan dibentuk tapi ditumbuhkan. Kemudian harus tercipta lingkungan yang baik (karakter moral dan karakter kinerja) jujur, berakhlak, baik bertanggungjawab dan pekerja keras. Itu harus kita tularkan ke guru dan peserta didik kita. Dan di PUI Kuningan, memiliki guru kurang lebih mencapai 700 orang. Serta di MI PUI Cilimus Kabupaten Kuningan, siap menjadi sekolah model,” tuturnya.

Menurutnya, PUI harus menjadi perekat dan pemersatu ummat. Dan untuk mewujudkannya, kader PUI harus memiliki empat kompetensi, seperti berpikir kritis dan bisa menjawab apapun yang terjadi di sekelilingnya. Kemudian, kader PUI harus kreatif ditengah kondisi apapun.

“Kemudian komunikatif dalam membangun jejaring yang akan menjadi perekat ummat dan jangan menjadi pemecah ummat. Keempat, kolaborasi PUI ada dimana-mana dan bisa berbuat dimanapun untuk ummat tanpa tebang pilih. Terus mengkolaborasikan diri kita dan harus juga memiliki literasi yang baik agar tidak ketinggalan informasi,” katanya.

Sementara Ketua Umum DPW PUI Jabar, Dr. H. Engkos Kosasih, Lc., M.Ag. berharap kepada PD PUI Kuningan yang baru dilantik, diberikan kemudahan dan kesuksesan untuk mengemban amanah sampai tahun 2025 nanti.

“Memang betul di PUI tidak ada apa-apa, yang ada hanya khidmat mengabdi totalitas. Jangan pernah cari penghidupan di PUI, tapi hidupkanlah organisasi PUI sehingga Insya Allah, Allah SWT akan memudahkan dan memberikan keberkahan pada kader PUI,” tuturnya.

Engkos juga berpesan, PUI Kabupaten Kuningan diharap dapat membantu dalam menyukseskan Renstra DPP PUI. Terutama kaderisasi dengan menghidupkan taklim-taklim dan majelis-majelis PUI yang harus rutin dijalankan.

“Insya Allah kader PUI tidak ada yang terbawa arus, baik oleh gerakkan Islam liberal ataupun Islam radikalisme/fundamentalis yang sering mentakfirkan. Dengan Islam Wasatiyah PUI, alhamdulillah kader PUI tetap istiqomah dan harus ditumbuhkan dengan taklim-taklim,” sebutnya.

Engkos juga meminta ada rekrutmen kader yang bebannya luas biasa. Kemudian harus ada final choice sebagai tempat Muswil.

“Mudah-mudahan tidak rubah lagi. Begitu juga dengan ide pertumbuhan dan pemberdayaan ekonomi yang ditawarkan oleh PUI kuningan. Mudah-mudahan ada gebrakan dan karya-karya besar yang ditorehkan,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH., merasa bangga dan bahagia dapat hadir ditengah-tengah keluarga besar PUI Kabupaten Kuningan. Menurutnya, selama ini PUI Kuningan selalu memberikan konstribusi besar dan membatu program Pemkab Kuningan, terutama dalam bidang pendidikan

“Apalagi sekarang PUI siap melakukan lompatan program dalam pemberdayaan ekonomi. Sungguh sangat membantu dan kami tunggu terobosan-terobosan, karya-karya dan pikiran-pikiran PUI yang luar biasa,”  harapnya.

“Selanjutnya, kami sepakat bahwa landasan agama harus menjadi tonggak utama baik dalam pikiran dan gerak langkah kita dalam berkehidupan bermasyarakat dan bernegara, sesuai dengan slogan Kabupaten Kuningan. Kami berterima kasih apresiasi kepada PUI Kuningan dan selamat melaksanakan rapat kerja. Pesan saya, manfaatkanlah waktu kita dengan hal yang berbobot dan bermanfaat, apalagi di era Industri 4.0 bahkan 5.0 seperti sekarang ini. Mohon pertahankan bahkan tingkatkan kembali kiprah PUI Kuningan selama ini,” pungkasnya. (**)