Tag: Herman Deru

  • Dianugerahi Penghargaan, Gubernur Herman Deru: Pemerintah Akan Mendukung PUI dalam Memajukan Pendidikan di Sumsel

    Dianugerahi Penghargaan, Gubernur Herman Deru: Pemerintah Akan Mendukung PUI dalam Memajukan Pendidikan di Sumsel

    PUI.OR.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H. Herman Deru dianugrahi penghargaan oleh DPP Persatuan Ummat Islam (PUI) atas perhatiannya yang besar terhadap pendidikan Islam. Hal ini terlihat dari programnya yaitu satu rumah tahfidz untuk satu desa.

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Majelis Syura PUI Sekaligus mantan Gubernur Jawa Barat periode 2008-2018, KH Dr Ahmad Heryawan, pada acara Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PUI Sumsel Periode 2023-2028, bertempat di Gedung Asrama Haji Palembang, Rabu (22/3).

    Sebagai Ketua Majelis Syura PUI, KH Ahmad Heryawan mengakui program Herman Deru tersebut sangat mulia dan amat bermanfaat bagi kecerdasan yang berakhlakul karimah terhadap para generasi penerus.

    “Kami bangga pimpinan daerah seperti Pak Herman Deru memerhatikan betul pendidikan beragama bagi generasi di Sumsel ini melalui program pemembangun ribuan rumah tahfidz di Sumsel,” kata KH Ahmad Heryawan.

    Ketua Majelis Syura PUI KH Dr Ahmad Heryawan

    Di samping itu, pria yang akrab disapa Kang Aher itu juga mengatakan, program pimpinan daerah akan mudah terwujud dengan melibatkan banyak organisasi masyarakat (ormas) di dalamnya.

    Maka itu, dirinya mengharapkan PUI Sumsel bisa ikut berkontribusi dan menjadi partner pemerintah daerah dalam membangun Sumsel kian maju.

    “Sebagai mantan gubernur saya merasakan peran ormas akan sangat membantu program-progrm pemda setempat, ini saya berharap PUI dan Pemprov Sumsel bisa menjadi partner dalam membangun daerah,” harapnya.

    Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya mengungkapkan bahwa PUI merupakan organisasi yang amat peduli dengan pendidikan formal maupun pendidikan Islam.

    Gubernur Sumsel H Herman Deru

    Kendati demikian Herman Deru mengatakan dirinya akan mendukung PUI Sumsel dalam memajukan pendidikan di Sumsel mengikuti jejak mulia yang dilakukan oleh DPP PUI.

    “Ada seribu sekolah yang didirikan PUI di Jabar, ini tantangan bagi kita untuk Ketua PUI Sumsel kita juga harus menggalakkan orientasi pendidikan itu baik itu pendidikan informal maupun formal,” Kata Herman Deru.

    Sementara itu Ketua DPW PUI Provinsi Sumsel Dr. H.  Said Abdullah Syahab M.H.I mengatakan bahwa PUI menggalakkan orientasi pendidikan baik itu pendidikan informal maupun formal.

    “Melalui pendidikan bagaimana kita menjauhkan para pelajar kita dari bahayanya narkoba, menjauhi dari kenakalan remaja,” katanya.

    Sedangkan terkait pendidikan agama dimana seperti program pemprov di setiap desa ada satu rumah Tahfidz yang bisa dikembangkan, ia juga berharap di samping bukan saja menghapal Al-Qur’an tapi juga ada kajian-kajian tentang arti Al-Qur’an tersebut.

    “Kita ingin mendukung program pemprov Sumsel dalam rangka meningkatkan kualitas anak-anak didik kita,” ujarnya.

    Turut hadir dalam acara, Ketua Umum DPP PUI KH Nurhasan Zaidi, Ketua DPP PUI KH Nur Ihsan Zaidi, Ketua DPP PUI KH Eka Hardiana, Sekjend H Raizal Arifin, jajaran pengurus DPW PUI Sumsel yang baru saja dilantik, 500 warga PUI Sumsel beserta para undangan.

  • Pimpinan Wilayah PUI Sumsel Periode 2023-2028 Resmi Dilantik

    Pimpinan Wilayah PUI Sumsel Periode 2023-2028 Resmi Dilantik

    PUI.OR.ID, PALEMBANG – “Saya ucapkan selamat dan sukses untuk para pengurus baru Pimpinan Wilayah PUI Sumatera Selatan, mari berjuang bersama untuk memajukan dakwah dan pendidikan,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Ummat Islam (PUI) KH Nurhasan Zaidi dalam sambutannya pada acara Pelantikan PW PUI Sumsel periode 2023-2028, Rabu (21/03/23).

    KH Nurhasan juga mengintruksikan agar PW PUI Sumsel dapat berkembang pesat seperti PW PUI di provinsi-provinsi lain agar membuat dan membangun lembaga-lembaga pendidikan sebagai basis utama perjuangan PUI.

    Acara pelantikan PW PUI Sumsel berlangsung khidmat di Asrama Haji Palembang. Diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPP PUI oleh Sekretaris Jenderal H Raizal Arifin, acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus PW PUI Sumsel oleh Ketum DPP PUI KH Nurhasan Zaidi.

    Ketua Umum DPP PUI KH Nurhasan Zaidi

    Dalam acara ini, Dr H Said Abdullah Syahab, M.H.I resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PUI Sumsel periode 2023–2028. Turut dilantik juga Ketua Mustasyar H Yuswar Hidayatullah M.Ap, Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah Tubagus Abdul Somad MM, Ketua Dewan Pakar Wilayah Prof Dr dr H Yuwono M.Biomed, Ketua Dewan Syari’ah Wilayah Zayudi Anwar MHI, Sekretaris Umum Abdul Fikriyanto M.Ag. dan Bendahara Umum Goddahyan S.Pd.I beserta jajaran pengurus.

    Tampak hadir dalam acara, Gubernur Sumsel H Herman Deru, SH, MM, Ketua Majelis Syura PUI KH Dr Ahmad Heryawan, Lc. M.Si, Ketua DPP PUI KH Nur Ihsan Zaidi, Ketua DPP PUI KH Eka Hardiana sebagai penceramah Tarhib Ramadhan, 500 warga PUI Sumsel beserta para undangan.

    Dalam sambutannya, Ketua Majelis Syura PUI KH Dr Ahmad Heryawan, Lc. M.Si menyampaikan bahwa PUI telah hadir di negeri ini dari sebelum kemerdekaan dan ikut mendirikan NKRI.

    Ketua Majelis Syura PUI KH Dr Ahmad Heryawan Lc M.Si

    “Bagi PUI, NKRI sudah final. Indonesia adalah negeri yang akan kita perjuangakan dan kita majukan. Kami titip PUI Sumsel ke Pak Gubernur untuk turut serta membangun Sumsel,” pesannya kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru yang menyaksikan acara pelantikan.

    Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan dilantiknya DPW PUI Sumsel, kita aktifkan lagi komunikasi antar pengurus PUI dan pemerintah.

    “Ternyata organisasi PUI sudah lebih dari 100 tahun berdiri, kita baru mendapatkan pemahaman yang lengkap ketika mendengar pidato dari Ketua Umum DPP PUI. Jadi jawaban hanya satu, tertibkan lagi komunikasi antara pengurus dan pemerintah,” ungkap gubernur yang akrab disapa HD ini.

    Gubernur Sumsel H Herman Deru

    “Silaturahim itu ajaib, saya bisa hadir di acara PUI juga ajaib. Padahal, kemarin saya rencana ingin mewakilkan ke Kesbangpol karena hampir 17 titik (kunjungan) setiap hari . Tapi Allah menggerakan saya hadir kesini,” ucapnya.

    “Saya mengucapkan selamat datang kepada Kang Aher Ketua MS PUI, terus terang saya ngefans sama beliau,” katanya.

    “Seluruh jajaran pemerintah Sumsel menyambut dengan tangan terbuka kepada PUI Sumsel, mari bekerjasama dengan pemerintah Sumsel. Pintu kantor saya terbuka untuk PUI Sumsel,” lanjutnya menjawab pesan Kang Aher sebelumnya.

    HD menambahkan, bahwa PUI merupakan organisasi yang amat peduli dengan pendidikan, baik pendidikan agama maupun pendidikan umum. HD sebagai Gubernur Sumsel membuka pintu lebar-lebar untuk PUI Sumsel untuk bekerjasama, bersinergi memberantas kebodohan, dan yang paling penting memberantas buta aksara Alquran.

    Ketua DPW PUI Sumsel H Said Abdullah Syahab (memakai jas hitam) bersama KH Ahmad heryawan dan Gubernur Sumsel Herman Deru

    Sementara itu, Ketua DPW PUI Provinsi Sumsel Dr H Said Abdullah Syahab M.H.I mengatakan, bahwa PUI menggalakkan orientasi pendidikan baik itu pendidikan informal maupun formal.

    “Melalui pendidikan bagaimana kita menjauhkan para pelajar kita dari bahaya narkoba, menjauhi dari kenakalan remaja,” ujarnya.

    Sedangkan terkait pendidikan agama seperti program Pemprov dimana di setiap desa ada satu rumah Tahfidz yang bisa dikembangkan, ia menambahkan bahwa tidak hanya menghafal Al-Qur’an tapi ia juga berharap ada kajian-kajian tentang kandungan Al-Qur’an tersebut.

    “Kita ingin mendukung program Pemprov Sumsel dalam rangka meningkatkan kualitas anak-anak didik kita,” ujarnya.

    Saat ini, PUI untuk tingkat SMP – SMA sudah ada beberapa pondok pesantren yang pihaknya coba kembangkan, termasuk di Muara Enim juga sedang dicoba pembangunan satu perguruan tinggi dan juga diupayakan ke pemerintahan pusat.

    “Diharapkan dengan pendirian perguruan tinggi dan sekolah ini dapat meningkatkan kemampuan dari pendidikan umum dan pendidikan keagamaan,” katanya.

    Ketika ditanya ada berapa kader PUI Sumsel, ia pun menjawab ada sekitar 3000 kader dan ini bisa menjadi kekuatan untuk digerakkan di berbagai kabupaten-kota dan diharapkan bisa ada kerjasama dengan Pemprov maupun Pemkab.

    “Bapak Gubernur tadi menyatakan sudah mendukung program -program PUI di Sumsel, jika di Jabar sudah (ada) hampir 2000 sekolah (PUI), yang mana Jabar menjadi pusat pertama berdirinya PUI,” imbuhnya.

    Di Sumsel, pihaknya pun mempunyai keinginan akan membangun lembaga pendidikan sehingga bisa mencontoh seperti di provinsi-provinsi lainnya. Maka dari itu pihaknya akan mengembangkan program-program dalam bentuk pelatihan- pelatihan dan kaderisasi PUI.

    “Mudah mudahan bisa kita lakukan rekrutmen kader-kader yang bisa memahami NKRI dan menyatukan karena kita tidak mau ada perpecahan di antara umat dan bangsa. Perbedaan pendapat di kalangan ulama sudah ada sejak jaman Rasulullah dan saya harap tidak menjadi sebab perpecahan umat Islam. Namun perbedaan ini bisa menjadi pemersatu,” pungkasnya.