Kabar Nasional

BPHPT PUI 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Akselerasi 8 Kampus Menuju Lompatan Besar

Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) secara resmi melantik Badan Pembina Harian Perguruan Tinggi PUI (BPHPT PUI) periode 2026–2031 dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Gedung Pimpinan Pusat PUI, Jakarta, pada Senin (20/4/26).

Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Wakil Ketua Umum DPP PUI, H. Maman Abdurrahman, M.Si., yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan oleh Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, M.Sos.

Adapun susunan pengurus BPHPT PUI periode 2026–2031 yang dilantik adalah:

    • Ketua: KH. Nazar Haris, MBA.
    • Sekretaris: Ir. H. Ahmad Gemma N., ST., MBA.
    • Bendahara: Tri Budhi Muljawan, Ak., MM.
    • Wakil Bendahara: Jaenal Abidin, S.Akun.
    • Anggota: 1. Dr. KH. Wido Supraha, M.Si., 2. H. Juliandri, S.Si., M.Si., Ph.D.
    • Kepala Sekretariat: U. Palahuddin Assopari, S.Pd., M.Sos.

Komitmen dan Arah Strategis BPHPT PUI

Dalam sambutannya, Ketua BPHPT PUI, KH Nazar Haris, MBA, menegaskan bahwa amanah yang diemban bukanlah tanggung jawab ringan, mengingat BPHPT PUI membina delapan perguruan tinggi di lingkungan PUI.

Ia menyampaikan bahwa penguatan sistem pembelajaran menjadi prioritas, termasuk inisiatif dari Akademi Dakwah Islahul Ummah (ADIU) Jakarta yang tengah menyiapkan pengembangan Learning Management System (LMS) serta penguatan pembelajaran Bahasa Arab sebagai ciri khas keilmuan PUI.

Lebih lanjut, KH Nazar memaparkan kondisi dan potensi perguruan tinggi PUI, di antaranya lima sekolah tinggi yaitu STEBI PUI Bogor, STEI Al-Ishlah Cirebon, STAI PUI Majalengka, STAI Putra Galuh Ciamis, dan STISIP Syamsul ‘Ulum, serta INKHAS Sukabumi yang telah memiliki sekitar 1.400 mahasiswa.

Sorotan khusus juga diberikan kepada Universitas Halim Sanusi (UHS) PUI Bandung, yang saat ini terus berkembang meski masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan seluas 10.000 m² di Kota Bandung yang diharapkan segera terwujud. Ia mengungkapkan bahwa seluruh program studi juga telah terakreditasi.

“Dalam lima tahun terakhir, UHS mengalami lompatan signifikan. Dari 193 mahasiswa terdaftar, kini telah mencapai 891 mahasiswa. Ini menunjukkan tren yang sangat positif,” ujarnya.

Nazar menegaskan bahwa ke depan, UHS PUI menargetkan masuk lima besar perguruan tinggi di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

“Tidak ada yang mustahil. Dengan ikhtiar yang serius, tahapan yang luar biasa, dan komitmen bersama, kita optimis bisa mencapainya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas akademik dengan menolak praktik-praktik yang merusak marwah pendidikan.

“Kita tidak mentolerir kampus PUI yang melegalkan ijazah secara instan atau sekadar berbayar. Mahasiswa kita harus dibentuk menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan disiplin,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, ia mengingatkan kembali misi besar PUI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menghadirkan kemaslahatan umat, seraya mengutip prinsip:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Artinya: “Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kalian) menyuruh kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali ‘Imran: 110)

Arahan Ketua Umum DPP PUI

Dalam arahannya, Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, M.Sos., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran BPHPT PUI yang baru dilantik.

“Selamat mengemban amanah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPP PUI akan memberikan dukungan penuh terhadap penguatan dan kemajuan perguruan tinggi PUI sebagai bagian dari pilar strategis dakwah dan pendidikan umat.

“Kami berharap BPHPT PUI mampu menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi. Perguruan tinggi PUI harus menjadi pusat keunggulan yang melahirkan generasi unggul, berilmu, dan berakhlak,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong adanya inovasi, kolaborasi, serta penguatan kualitas akademik agar perguruan tinggi PUI tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas.

“InsyaAllah, dengan sinergi yang kuat, kita dapat membawa perguruan tinggi PUI melompat lebih jauh dan memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan peradaban,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button