Ketum PP Pemuda PUI: Muswil Jabar Harus Lahirkan Pemimpin Visioner dan Gerakan Nyata untuk Umat

Majalengka — Ketua Umum PP Pemuda PUI, Ujang Palahuddin Assopari, M.Sos, menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Pemuda PUI Jawa Barat harus menjadi momentum strategis untuk melahirkan kepemimpinan visioner sekaligus memperkuat gerakan nyata yang berdampak bagi umat dan bangsa.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Muswil VI PW Pemuda PUI Jawa Barat yang digelar di Gedung Bapermin, Majalengka, Sabtu (4/4/26). Kegiatan ini mengusung tema “Mengakar Sejarah: Meneguhkan Ishlah dan Menguatkan Mahabbah” dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Menurutnya, Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan proyeksi gerakan ke depan.
“Di forum inilah kita menguatkan arah perjuangan, menyatukan langkah, dan memperteguh komitmen dalam mengemban amanah dakwah dan kaderisasi,” ujar Ujang Palahuddin Assopari.
Ia juga mengaitkan pelaksanaan Muswil dengan momentum bersejarah Fusi PUI ke-74 tahun, yang menurutnya menjadi pengingat penting akan nilai persatuan dalam perjuangan umat.
“Fusi PUI bukan sekadar peristiwa administratif, tetapi manifestasi kesadaran ulama dan umat untuk menyatukan kekuatan demi kemaslahatan yang lebih besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa semangat persatuan harus menjadi fondasi utama dalam berorganisasi. Perbedaan pandangan, kata dia, merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi sumber perpecahan.
“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk memperkaya gagasan, bukan melemahkan organisasi. Kita harus menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan dalam satu barisan perjuangan,” katanya.
Dalam konteks tantangan zaman, Ujang juga menyoroti kompleksitas persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari krisis moral, disrupsi teknologi, hingga tantangan ideologi. Oleh karena itu, ia mendorong Pemuda PUI untuk tampil sebagai pelopor solusi.
“Pemuda PUI harus hadir sebagai penjaga nilai, penggerak kebaikan, dan pelopor perubahan yang nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta Muswil agar mengikuti proses dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan musyawarah untuk mufakat, serta menjaga adab dan etika dalam setiap tahapan sidang.
“Keputusan yang dihasilkan harus benar-benar menjadi pijakan untuk kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat,” tambahnya.
Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan, di antaranya PJs Ketua PW Pemuda PUI Jawa Barat Moh. Ma’sum, Ketua Umum DPW PUI Jawa Barat H. Saefullah Ma’ruf, M.Sos, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Muswil VI ini secara resmi dibuka dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali, yang menandai dimulainya rangkaian sidang organisasi. Forum ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, inspiratif, dan mampu menggerakkan organisasi secara konkret di tingkat wilayah maupun daerah.



