NAMA, KEDUDUKAN DAN SIFAT

Nama, Waktu dan Kedudukan

(1) Perhimpunan ini bernama Persatuan Ummat Islam disingkat dan selanjutnya disebut PUI, bermula dari berdirinya Hajatoel Qoeloeb di Majalengka tahun 1911, berubah menjadi Madjelisoel ‘Ilmi tahun 1912, menjadi Persjarikatan ‘Oelama tanggal 21 Desember 1917 M/6 Rabi’ul Awwal 1336 H, kemudian menjadi Perikatan Oemmat Islam bulan September 1943, dan Al-Ittihadijatoel Islamijah yang berdiri tanggal 21 Nopember 1931 M/11 Rajab 1350 H di Batavia Centrum (Jakarta Pusat) selanjutnya berpusat di Sukabumi yang kemudian menjadi Persatuan Oemmat Islam Indonesia tanggal 1 Februari 1944 M/7 Shafar 1363 H; kemudian mengadakan fusi di Bogor pada tanggal 5 April 1952 M/9 Rajab 1371 H.

(2) Persjarikatan ‘Oelama mendapat pengesahan dari Pemerintah Belanda berdasarkan Gouvernments Besluit Nomor 43 Tahun 1917 tertanggal 21 Desember 1917 M / 6 Rabi’ul Awwal 1336 H, dan ditetapkan sebagai hari lahir PUI.

(3) PUI didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya.

(4) PUI berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan memiliki kantor perwakilan pusat di kota lain.

Sifat

Perhimpunan ini bersifat pergerakan Islam yang mandiri (independen).

Back to top button