PUI Canangkan Sekolah Model Program Terpadu Pendidikan
Sejumlah pengurus PUI menghadiri sosialisasi pencanangan Rencana Strategis PTP PUI yang dihadiri Ketua Umum DPP PUI KH. Nurhasan Zaidi di Gedung Bapermin Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9). (foto: humas PUI)

PUI Canangkan Sekolah Model Program Terpadu Pendidikan

MAJALENGKA – Rencana strategis Program Terpadu Pendidikan (PTP) Persatuan Ummat Islam (PUI) yang sebelumnya sempat digaungkan, kini mulai disosialisasikan. Pencanangan madrasah model PTP PUI itu, pertama kali akan dilakukan untuk MA, MTs dan Pesantren Darul Ulum yang ada di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) KH. Nurhasan Zaidi mengatakan, pencanangan PTP PUI ini dilakukan setelah melihat peta permasalahan di bidang pendidikan.

Dan setelah melihat peta pendidikan yang ada, kata Nurhasan, semua itu berkaitan dengan sistem untuk regulasi tata kelola terintegritas, membuat mutu yang berstandaritas pada kualitas pendidikan serta membuat fokus dalam arah pendidikan.

Kemudin, krisis dalam kaderisasi ulama PUI yang masih minim, mampu mandiri untuk menciptakan ekonomi yang belum optimal. Dan yang terakhir, dilakukan saat ini, dengan membuat madrasah model untuk penerapan PTP PUI.

“Seperti yang aya bilang sebelumnya, kalau kita tahu permasalahannya apa, enak untuk menentukan arah kebijakan strategis. Yaitu tadi, dengan melihat peta pendidikan lalu kita terapkan pencanangan Rescana Strategis Program Terpadu Pendidikan PUI ini,” jelasnya dalam sosialisasi rencana strategis PTP PUI yang digelar di Gedung Bapermin Majalengka Jalan Siti Armilah Nomor 16 Kelurahan Majalengka Kulon Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9).

Sesuai kebijakannya, PTP PUI itu, kata Nurhasan, dilakukan untuk membangun kualitas dan kapasitas kader PUI. Kemudian nantinnya mampu mengarahkan program peningkatan dalam pelayanan bermutu.

“Ini juga untuk membangun manajemen dan kepemimpinan PUI yang efektif untuk meningkatkan citra dan eksistensi organisasi gerakan Ishlah yang berkualitas. Bila semua itu bisa terwujud, kedepan akan bisa membangun kerjasama strategis dengan lembaga-lembaga lain di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya. (**)