Sambut Abad ke-2, DPW PUI Jawa Barat Gelar Pra Rakerwil di Majalengka: Momentum Eksekusi Program dan Transformasi Organisasi

MAJALENGKA, 31 MEI 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam Jawa Barat (DPW PUI Jabar) periode 2026–2031 menggelar Rapat Pra Rapat Kerja Wilayah (Pra Rakerwil) Tahap II pada Sabtu hingga Ahad, 30–31 Mei 2026. Kegiatan strategis yang bertempat di Gedung Bapermin, Kabupaten Majalengka ini dihadiri langsung oleh seluruh jajaran fungsionaris pengurus wilayah yang baru saja dilantik.
Sekretaris Umum PUI Jawa Barat, H. Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa kehadiran penuh para pengurus dalam forum ini menjadi cerminan nyata atas komitmen dan integritas moral yang tinggi terhadap sumpah jabatan yang telah diikrarkan.
“Terima kasih atas kehadiran para pengurus di pembukaan kali ini. Ini menunjukkan keseriusan kita terhadap janji kita saat dilantik sebagai pengurus PUI Jabar. Kegiatan Pra Raker Tahap II ini dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan kita sebagai pengurus untuk melaksanakan amanah Muswil (Musyawarah Wilayah) dan Rencana Strategis (Renstra) PUI 2025–2030,” ujar Hendra Gunawan saat memberikan keterangan pers.
Hendra juga menjelaskan alasan filosofis di balik pemilihan Kabupaten Majalengka sebagai lokasi acara. “Sengaja lokasi rapat pra raker ini dilaksanakan di Majalengka sebagai bentuk napak tilas, serta memperkenalkan kembali kota bersejarah yang menjadi rahim berdirinya PUI kepada seluruh jajaran pengurus,” tambahnya.

Bukan Saatnya Coba-Coba, PUI Jabar Fokus Eksekusi Program
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PUI, H. Saefullah Ma’ruf, memberikan arahan ideologis sekaligus taktis yang sangat kuat kepada seluruh peserta rapat. Menyambut Abad ke-2 perjalanan PUI, Saefullah menegaskan bahwa ormas ini harus bertransformasi menjadi organisasi yang berbasis aksi nyata dan hasil konkrit.
“Menyambut abad ke-2 PUI, sudah bukan saatnya lagi DPW coba-coba program. Sekarang adalah saatnya mengeksekusi program-program yang kita rencanakan. Pekerjaan kita bukan dari rapat ke rapat, dari raker ke raker, tapi eksekusi dari hasil rapat-rapat kita yang berjenjang,” tegas H. Saefullah Ma’ruf dalam arahannya.
Guna memastikan roda organisasi bergerak terarah, Ketua Umum PUI menetapkan 4 Ukuran Pedoman Kerja Utama yang wajib diimplementasikan oleh kepengurusan DPW PUI Jabar periode 2026–2031:
1. Peningkatan SDM di PUI Jabar: Prioritas gerakan difokuskan pada penguatan institusi sekolah dan majelis taklim dengan mengusung slogan “Madrasatuna Markazuna” (Sekolah Kami adalah Pusat Gerakan Kami).
Langkah konkretnya meliputi pelaksanaan PTP (Pelatihan Kader), Training Intisab, Majelis Ilmi, hingga pengaktifan Satuan Komunitas (Sako) Pramuka PUI dengan target utama siswa tingkat SMA.
2. Membangun Tata Kelola Organisasi yang Sehat: PUI Jabar berkomitmen penuh melakukan pembenahan total pada basis data organisasi yang bertransformasi ke sistem digital terintegrasi.
Selain itu, mutu lembaga pendidikan, sosial, dan dakwah di lingkungan PUI akan ditingkatkan. Sebagai langkah terdekat, DPW akan membentuk Badan Penyelenggara Pendidikan (BPP) untuk SMK PUI Cikijing dan SMK PUI Majalengka, serta menggencarkan kegiatan Taklim Ishlah.

3. Mewujudkan Kemandirian Finansial Organisasi: PUI Jabar bertekad memutus ketergantungan anggaran pada eksternal.
“Kita masih sering diledek karena dianggap ormas APBD. Ketika APBD terhenti, maka berhenti juga kegiatan kita. Sejak saat ini kita bangun semangat mandiri,” cetus Saefullah.
Langkah awalnya adalah melakukan pendataan dan kapitalisasi anggota dengan target awal 500.000 orang, dari total target besar 25.000.000 anggota PUI.
4. Optimalisasi Pelayanan Masyarakat (Eksternal): PUI Jabar akan memperluas kebermanfaatan keluar organisasi dengan membangun sinergi dan kerja sama lintas ormas dan instansi.
Saefullah mengibaratkan bahwa selama ini Renstra PUI terlalu dominan ke internal, seperti “sering berdandan tapi tidak pernah pergi ke kondangan.”
Salah satu bukti konkret pelayanan masyarakat yang sudah berjalan dan akan terus diperkuat adalah eksistensi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PUI yang fokus memberikan perlindungan hukum bagi kaum ibu dan anak.
Melalui Rapat Pra Rakerwil Tahap II ini, DPW PUI Jabar optimistis dapat menyusun cetak biru (blueprint) program kerja yang solid, aplikatif, dan langsung menyentuh pemecahan masalah umat di Jawa Barat selama lima tahun ke depan.
——————————
Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut:
Humas DPW PUI Jawa Barat
Email: info@puijabar.org
Situs Resmi: puijabar.org



