Gerakan Islah PUI Dipuji Kapolri, Siapkan Generasi Unggul Menuju Kepemimpinan Bangsa

Majalengka – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap gerakan islah yang dikembangkan Persatuan Ummat Islam (PUI). Ia menilai, semangat islah merupakan upaya perbaikan menyeluruh yang strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul demi masa depan bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Resepsi Milad ke-108 PUI di Pesantren Pondok Mufidah Santi Asromo, Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).
“Tentunya kami sangat mengapresiasi dan sangat menghargai bagaimana kegiatan-kegiatan Islah ini betul-betul bisa mewujudkan SDM unggul yang diperlukan untuk perbaikan dan tentunya mempersiapkan generasi-generasi unggul di masa yang datang,” kata Kapolri.
Kapolri menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa bertumpu pada kualitas umat yang terus berikhtiar memperbaiki diri. Perbaikan tersebut, menurutnya, harus mencakup dimensi akhlak, nilai-nilai moral, serta keimanan sebagai fondasi utama.
“Dan itu adalah rumus seseorang yang bisa menjadi pemimpin itu kalau iman, akhlak, dan nilainya bagus. Baru kemudian setelah itu IQ dan itu semuanya ada di PUI dan siswa-siswa PUI,” ujar Kapolri.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menyampaikan optimismenya bahwa di masa mendatang akan semakin banyak tokoh PUI yang berkiprah di tingkat kepemimpinan nasional. Ia menilai, kepemimpinan PUI saat ini diisi oleh figur-figur energik yang memiliki visi besar dan arah perjuangan yang jelas.
“Ya, saya optimis dan yakin apalagi dipimpin oleh tokoh-tokoh yang energik yang tentunya bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan dari di seluruh keluarga besar PUI,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri turut menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya persatuan dan kerukunan antarpemimpin bangsa. Menurutnya, kemajuan dan kejayaan negara hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bangsa menjaga kebersamaan dan soliditas.
“Terakhir, Bapak Presiden selalu menyampaikan bahwa tidak ada yang tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada yang tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Karena itu, saya selalu mengajak semua unsur selalu mari kita bersatu. Jadi, dalam kesempatan ini, tentunya saya titip kepada teman-teman PUI, keluarga besar PUI bahwa pesan Bapak Presiden ini maknanya sangat dalam,” imbuh Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan terima kasih kepada PUI atas dukungannya terhadap Polri dalam menjalankan tugas negara di bawah kepemimpinan Presiden. Ia menegaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan amanat reformasi yang juga ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar.
“Kemudian, juga masuk di Undang-Undang Dasar bahwa Polri sebagai alat negara yang bertugas di bidang penegakan hukum memelihara stabilitas kamtibmas dan memberikan perlindungan, pelayanan, dan keamanan dalam negeri kepada masyarakat sehingga memang Polri harus betul-betul kuat,” ujarnya.



