Insight KH Iding Bahrudin di Milad 108 PUI: Perkuat Pendidikan, Bangun Jaringan Strategis untuk Kemajuan PUI

Majalengka – Wakil Ketua Majelis Syura Persatuan Ummat Islam (PUI), KH Iding Bahrudin, M.MPd., menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi fokus utama penguatan organisasi dalam momentum Puncak Milad ke-108 PUI di Pesantren Pondok Mufidah Santi Asromo, Majalengka, Senin (23/2/2026).
Dalam sesi insight tokoh senior PUI, KH Iding menyampaikan bahwa sebagai jam’iyah yang core (koor) perjuangannya berada pada bidang pendidikan, PUI harus terus meningkatkan kualitas lembaga-lembaga pendidikannya agar mampu bersaing dengan sekolah lain.
“Karena koor kita adalah pendidikan, maka mari kita tingkatkan pendidikan. Sekolah-sekolah PUI harus terus berbenah, meningkatkan mutu, manajemen, dan fasilitas agar mampu bersaing dan semakin dipercaya masyarakat,” tegasnya.

KH Iding menjelaskan bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari penguatan jaringan strategis dengan para pemangku kebijakan.
Menurutnya, PUI saat ini aktif membangun komunikasi dan silaturahim dengan pimpinan pemerintahan di tingkat nasional. Ia mencontohkan bahwa pada Muktamar PUI di Medan tahun 2025 lalu, acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming.
Seperti diketahui, jajaran pimpinan PUI juga telah bersilaturahim dengan beberapa Menteri dan Wakil Menteri mulai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BPJPH, BGN, Baznas, MUI, dan lain sebagainya untuk membahas berbagai peluang dukungan terhadap pengembangan aset dan lembaga pendidikan serta peran PUI di masyarakat.
“Bahkan pada tanggal 5 mendatang, ada menteri yang berkenan hadir ke Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh. Ini bagian dari ikhtiar kita membangun jaringan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diharapkan berdampak nyata bagi wilayah dan daerah, khususnya dalam penguatan sekolah-sekolah PUI.

Dalam kesempatan tersebut, KH Iding juga mengungkapkan bahwa komunikasi terkait bantuan sarana pendidikan seperti laptop dan smart TV untuk sekolah-sekolah PUI sedang terus diupayakan.
“Sekolah-sekolah PUI sudah mulai kita komunikasikan untuk mendapatkan dukungan laptop, smart TV, dan fasilitas lainnya. Ini semua dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agar PUI terus dipercaya oleh masyarakat dan pemerintah,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi bagian dari amanah sejarah PUI sebagai gerakan islah yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
KH Iding menegaskan bahwa meskipun PUI juga aktif dalam bidang dakwah dan sosial, pendidikan tetap menjadi pilar utama perjuangan organisasi.
“Kalau pendidikan kita kuat, maka dakwah akan kuat, sosial akan kuat. Dari sekolah-sekolah inilah lahir generasi yang akan melanjutkan perjuangan,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, ia mengucapkan selamat Milad ke-108 untuk seluruh keluarga besar PUI seraya menyemangati agar organisasi terus maju dan berkembang.
“Selamat Milad ke-108. PUI harus maju. Jika saya bilang PUI maka peserta semua jawabnya maju ya,” ajaknya penuh optimisme kepada ribuan peserta.
“PUI…,” kata KH Iding seraya dijawab dengan penuh semangat, “MAJUUUU!!” oleh seluruh peserta yang memenuhi stadium Asromo hingga ke jalan dan parkiran mobil di luarnya.



