Ketua Majelis Syura PUI Sampaikan Tausiyah di Masjid Universitas Riau, Tekankan Persatuan Umat

Riau — Ketua Majelis Syura Persatuan Ummat Islam (PUI), KH Nurhasan Zaidi, memberikan kultum di Masjid Universitas Riau (UNRI), Kamis (30/4/26), dalam rangka kunjungan silaturahmi beliau ke PW PUI Riau.
Dalam tausiyahnya, KH Nurhasan Zaidi mengangkat tema penting tentang urgensi memperkuat persatuan umat melalui ilmu, ukhuwah, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Menurut beliau, persatuan umat merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan Islam di tengah kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Persatuan umat bukan hanya kebutuhan sosial, tetapi juga merupakan perintah agama yang harus dijaga oleh setiap Muslim. Jangan sampai kita terpecah hanya karena persoalan-persoalan kecil yang sebenarnya tidak prinsip,” ujar beliau di hadapan jamaah.
KH Nurhasan menegaskan bahwa Islam mengajarkan ukhuwah sebagai kewajiban yang harus diutamakan. Perbedaan pendapat dalam masalah cabang, seperti persoalan sunnah maupun khilafiyah, menurutnya tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.
“Perbedaan itu adalah rahmat, bukan alasan untuk saling menjauh. Kedewasaan dalam menyikapi perbedaan menjadi kunci agar umat tetap kokoh dan bersatu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyoroti pentingnya menjaga budaya sebagai bagian dari identitas keislaman dan kebangsaan. Ia menilai budaya Arab Melayu yang kuat di Riau merupakan warisan berharga yang harus dipelihara karena mengandung nilai spiritual, intelektual, dan sosial yang mempererat kehidupan umat.
Selain itu, KH Nurhasan menekankan bahwa ilmu agama menjadi landasan utama dalam menjaga persatuan. Dengan pemahaman yang benar, umat dapat membedakan mana yang termasuk prinsip dasar agama dan mana yang merupakan ruang ijtihad serta perbedaan pendapat.
“Kurangnya ilmu sering kali menjadi sebab munculnya konflik yang sebenarnya tidak perlu. Karena itu, menuntut ilmu harus menjadi prioritas agar persatuan dibangun di atas pemahaman yang benar,” tuturnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya ukhuwah wataniyah, yakni persaudaraan dalam bingkai kebangsaan. Dalam konteks Indonesia yang majemuk, menjaga persatuan bangsa merupakan bagian dari tanggung jawab keislaman.
“Islam mengajarkan rahmatan lil ‘alamin. Menjaga keutuhan NKRI adalah bagian dari implementasi nilai-nilai Islam itu sendiri,” tambahnya.
Sebagai penutup, KH Nurhasan Zaidi mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan ilmu dan akhlak sebagai fondasi utama kehidupan, sehingga harmoni dalam keberagaman dapat terus terjaga.
Kunjungan Ketua Majelis Syura PUI ke Riau ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi organisasi sekaligus memperkuat sinergi dakwah antara PUI pusat dan PW PUI Riau dalam membangun umat yang berilmu, berakhlak, dan bersatu.



