Kabar Nasional

Ketum PUI Raizal Arifin Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Soal Palestina, Ingatkan Kompleksitas Geopolitik Global

JAKARTA — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) Raizal Arifin menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan organisasi masyarakat Islam dan tokoh pondok pesantren di Istana Kepresidenan, Selasa (3/1/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, termasuk perkembangan internasional terkait Palestina dan wacana Board of Peace.

Dalam kesempatan itu, Raizal menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, sikap Presiden sejalan dengan aspirasi umat Islam Indonesia dan prinsip konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan.

“Kami mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo yang secara konsisten menunjukkan keberpihakan pada perjuangan rakyat Palestina. Ini mencerminkan sikap moral bangsa Indonesia dalam membela keadilan dan kemanusiaan,” ujar Raizal.

Raizal juga menyampaikan bahwa PUI memahami posisi Indonesia yang tidak mudah di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump kerap menghadirkan ketidakpastian dan tekanan geopolitik yang luas.

“Kami memahami bahwa Indonesia berada pada posisi yang sulit. Di satu sisi ada kewajiban moral membela Palestina, di sisi lain ada dinamika global yang dipengaruhi kebijakan Amerika Serikat yang sering tidak terduga dan cenderung transaksional,” kata dia.

Menurut Raizal, kondisi global saat ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin mengkhawatirkan dan berpotensi menyeret dunia ke arah konflik yang lebih besar. Karena itu, ia menilai kehati-hatian dalam setiap langkah diplomasi menjadi sangat penting.

“Situasi dunia hari ini bergerak ke arah yang tidak sehat. Banyak konflik bersenjata, ketegangan antarnegara besar, dan polarisasi global. Kita tentu berharap Indonesia dan dunia tidak terseret ke arah konflik global yang lebih luas,” ujarnya.

PUI, kata Raizal, berharap Indonesia tetap mampu menjaga posisi yang bermartabat, berpijak pada prinsip politik luar negeri bebas dan aktif, serta konsisten menempatkan Palestina sebagai subjek perdamaian yang memiliki hak atas tanah, rakyat, dan kedaulatan.

Di akhir pernyataannya, Raizal menyampaikan harapan agar dialog antara Presiden dan ormas Islam dapat terus dilakukan sebagai ruang musyawarah dan saling memahami.

“Kami berharap Allah SWT senantiasa melindungi Presiden, bangsa Indonesia, dan perjuangan rakyat Palestina dari berbagai turbulensi global yang sedang terjadi,” kata Raizal.

Related Articles

Back to top button