PW PUI Sumut dan PW Al-Washliyah Sumut Jalin Ta’aruf dalam Berorganisasi
Ketum DPP PUI, jajaran PW PUI Sumut dan PW Al-Washliyah Sumut foto bersama usai pertemuan, Sabtu (17/10). (foto: humas PUI)

PW PUI Sumut dan PW Al-Washliyah Sumut Jalin Ta’aruf dalam Berorganisasi

SUMATERA UTARA – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) melakukan kunjungan ke PW Al-Washliyah Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (17/10) lalu.

DPP PUI yang dimpimpin langsung Ketua Umum KH. Nurhasan Zaidi datang bersama Ketua Umum PW PUI Sumut DR. Shakira Zandi, Ketua Dewan Pertimbangan KH. Drs. Munandi Saleh, Ketua Bidang Pengembangan Wilayah DPP PUI H. Iman Budiman, Ketua Departemen Pembinaan DPP PUI DR. Indra Kusuma Pjs. Ketua Umum PP Pemuda PUI Kana Kurniawan.

Mereka disambut hangat Ketua Umum PW Al-Washliyah Sumut DR Dedy Iskandar dan Pengurus Al Washliyah lainnya di Kantor PW Al-Washliyah Sumut.

Ketua Umum DPP PUI, KH. Nurhasan Zaidi mengatakan, kunjungannya dalam rangaka mempererat silaturahim PUI dan Al-Washliyah sekaligus Ta’aruf tentang organisasi PUI dan Al-Washliyah. Dimana PUI ini, kata Nurhasa, merupakan bagian dari jaringan keumatan.

“Kami mengisi kemerdekaan lewat jalur ormas, kita bersama-sama al-Washliyah mencerdaskan umat. Demokrasi harus kita siapkan dengan masyarakat cerdas. Kami menitipkan PW PUI Sumut yang sejak 2009 berdiri di Sumut, agar bisa berpartner dengan  Al-Wasliyah. Bagaimana ormas-ormas ini eksis. DR. Ust.  Dedy Iskandar berpenglaman dalam merawat organisasi. Saya yakin, al-Washliyah bisa menjaga keutuhan Indonesia ini,” katanya.

Ketua Umum PW Al-Washliyah Sumut DR Dedy Iskandar menyambut baik kedatangan jajaran DPP PUI dan juga PW PUI Sumut. Bahkan pihaknya juga siap menjalin hubungan baik untuk kemajuan masyarakat Sumut.

“Semoga di bawah Ust. Sakhira, PUI Sumut semakin besar. Saya menyambut baik atas kedatangan rombongan PUI ini. Gagasan atas rencana Mudzakaroh yang disampaian Ust. Shakira Zandi saya menyambutnya. Kami al-Washliyah siap. Agar ormas-ormas ini terjalin hubungan dengan baik,” katanya.

Sebagai perkenalan, Al-Washliyah, kata Dedy, memiliki sejumlah lembaga. Diantaranya Muslimat Al-Washliyah, Putri Al-Washliyah, himpun mahasiswa Al-Washliyah, Pemuda Al-Washliyah,  Himpunan guru dan dosen Al-Washliyah.

“Kami juga memiliki sekolah-sekolah yang jumlahnya 1.089, yang tersebar di 11 kota/kabupaten Sumut. Dan Al-Washliyah lahir pada 30 November 1930 dan terbesar di Sumut. Kita ormas Islam harus memiliki satu visi. Al-Washliyah juga dakwah ke daerah-daerah non muslim. Al-Washliyah memiliki 7 panti asuhan, kampus dengan jumlah mahasiswa 15 ribuan. Al-Washliyah terkenal sebagai lembaga yang melahirkan banyak pakar kitab kuning. Ormas-ormas islam harus sering bertemu. Agar menjelang pilkada ini tidak ada gesekan-gesekan secara nasional  sekolah al washliyah. Pilkada ini harus rukun dan damai,” tuturnya.

Di tempat sama, Ketua Umum PW PUI Sumut DR. Shakira Zandi mengucapkan rasa terima kasih atas sambutan baik dalam kunjungannya itu. Apalagi sampai bisa menjalin hubungan untuk kemajuan ummat di Sumut.

“Al-Washliyah ini mitra kita. Kita buat mudzakaroh ormas-ormas islam. Kita bisa adakah sebulan sekali secara bergiliran. Misal di al-Washliyah dulu sebagai tuan rumah, lalu di Muhammadiyah, NU dan ormas lainnya. Kita silaturahim ke sini juga mau minta petuah dari abang Dedy Iskandar,” tukasnya. (**)