Akhir Pekan Ini, DPW PUI Jawa Barat Siap Gelar Multaqo Ulama di Kabupaten Cianjur
DPW PUI Jawa Barat akan menggelar Multaqo Ulama Jawa Barat di Ponpes Izzul Islam, Sukamanah, Karang Tengah, Cianjur, pada Sabtu dan Minggu (9-10/1). (Foto: Humas PUI)

Akhir Pekan Ini, DPW PUI Jawa Barat Siap Gelar Multaqo Ulama di Kabupaten Cianjur

DALAM rangka menguatkan peran ulama dalam menjawab problem aktual keummatan dan kebangsaan, Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam (DPW PUI) Provinsi Jawa Barat, akan menggelar Multaqo Ulama Jawa Barat di Ponpes Izzul Islam, Sukamanah, Karang Tengah, Cianjur, pada Sabtu dan Minggu (9-10/1). Acara tersebut, merupakan rangkaian acara Pra Muswil IX PUI Jawa Barat, yang akan digelar Februari 2021 mendatang.

Adapun tema yang diangkat pada Multaqa Ulama ini adalah “Revitalisasi Peran Ulama PUI dalam Bingkai Islam Wasathiyah Menuju Jawa Barat Maju”. Dimana PW PUI Jawa Barat, berupaya mengkonsolidasikan jaringan ulama-ulama PUI Jawa Barat, untuk berperan penting dalam menjawab tantangan dakwah serta keummatan di Jawa Barat.

Acara yang akan digelar selama dua hari itu, diselenggarakan secara luring dan daring/virtual melalui aplikasi zoom yang akan disiarkan langsung melalui kanal Youtube PUItv line channel. Sejumlah ulama dan tokoh, dijadwalkan hadir dalam agenda itu.

Diantaranya, Ketua Majelis Syura PUI, KH. Ahmad Heryawan, Ketua Umum DPP PUI KH. Nurhasan Zaidi, Ketua Dewan Syari’ah Pusat PUI Prof. Dr. H. Endang Soetari, M.Si., Ketua Dewan Pakar PUsat PUI Dr. H. Irfan Sauki Baek, Ketua Umum DPW PUI Jawa Barat Dr. H. Engkos Kosasih, Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah PUI H. Iding Bahrudin, M.MPd., dan para ulama PUI seluruh Jawa Barat.

Ketua Umum DPW PUI Jawa Barat Dr. H. Engkos Kosasih membeberkan sejumlah poin penting acara nanti. Salahsatunya dalam situasi pendemi yang belum terkendali, banyak problem keumatan serta kebangsaan yang meresahkan masyarakat secara umum.

“Mulai dari pelanggaran HAM, pengekangan kebebasan sipil untuk bersuara dan berserikat, hukum yang tidak adil serta vaksinasi Corona yang masih memunculkan polemik di masyarakat akibat dari komunikasi antar pimpinan lembaga negara yang tidak satu suara,” ujarnya. 

Selain itu, terselenggaranya Multaqo Ulama PUI Jawa Barat nanti, bertujuan mempererat tali silaturahim para ulama dan agar lebih responsif dalam menjawab berbagai problematika ummat yang dimaksud.

“Dengan keilmuan dan kompetensi yang dimiliki para ulama, DPW PUI Jawa Barat mengharapkan para ulama mengeluarkan fatwa dan bayan-bayan kepada ummat secara umum dan warga PUI khususnya. Ulama PUI harus terus memberikan pencerahan dan memberikan solusi alternatif yang menjadikan umat semakin kokoh dan kuat dalam persatuannya,” tuturnya.

Kedepan, tambah Dr. H. Engkos Kosasih, ulama PUI harus jadi rujukan utama umat. Umat merasa tercerahkan secara keagamaan, juga terdidik dalam berbagai bidang kehidupan. Begitu juga, ulama PUI tidak saja mumpuni dalam bidang agama, tetapi juga fasih dalam memberikan fatwa dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan langsung maupun tidak dengan masyarakat.

“Ekonomi, politik, hukum, kesehatan, budaya, dan kenegaraan sebagai upaya transformasi nilai-nilai Islam dalam berbagai lini kehidupan bangsa,” tukasnya. (**)