PUI Terima Kunjungan CIDS Malaysia, Perkuat Kolaborasi Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi

Jakarta — Pimpinan Pusat Persatuan Ummat Islam (PUI) menerima kunjungan Direktur CIDS Malaysia, Dr. Ismail Muhammad Zain, PMP., pada Selasa (14 April 2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Ketua Bidang Dikdasmen DPP PUI, Rijal Wahid Muharram, M.Pd. beserta jajaran dan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PUI, KH. Nur Ihsan Zaidi, M.M.
Dr. Ismail hadir bersama perwakilan tim CIDS, Bapak Hasani. Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kerja sama strategis antara PUI dan CIDS Malaysia dalam bidang pengembangan pendidikan, khususnya pada aspek teknologi dan kurikulum.
Wakil Ketua Bidang Dikdasmen DPP PUI, Rijal Wahid Muharram, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa komunikasi dengan Dr. Ismail telah terjalin sejak beberapa waktu lalu.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Dr. Ismail beserta tim yang telah berkenan datang dan menawarkan kerja sama. Komunikasi dengan beliau sebenarnya sudah berlangsung beberapa waktu ke belakang, dan hari ini menjadi momentum penting untuk menindaklanjutinya secara lebih konkret,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis PUI dalam mewujudkan transformasi kurikulum yang tengah menjadi prioritas organisasi.
“Program kolaborasi ini adalah salah satu ikhtiar untuk menunaikan target transformasi kurikulum PUI. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari upaya merealisasikan Rencana Strategis (Renstra) PUI, khususnya dalam penguatan kolaborasi internasional di bidang pendidikan,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PUI, KH. Nur Ihsan Zaidi, M.M., menekankan pentingnya sinergi dan visi besar dalam membangun pendidikan umat di tengah dinamika global.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban umat. Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, diperlukan keberanian untuk berinovasi dan membuka diri terhadap kolaborasi strategis,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa PUI menyambut baik setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, selama tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu diwujudkan dalam program-program nyata yang berdampak luas, baik bagi penguatan kelembagaan pendidikan PUI maupun bagi kemajuan umat secara umum,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur CIDS Malaysia, Dr. Ismail Muhammad Zain, PMP., menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran PUI serta menjelaskan maksud dan tujuan kunjungannya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari Pimpinan Pusat PUI. Kehadiran kami bersama tim, termasuk istri saya dan Bapak Hasani, adalah untuk menjalin silaturahim sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, khususnya di bidang teknologi dan kurikulum,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa CIDS Malaysia memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam transformasi pendidikan di era digital, termasuk mendukung penguatan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengembangan kurikulum yang terintegrasi dengan teknologi, sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan antara PUI dan CIDS Malaysia dalam mendorong transformasi pendidikan yang adaptif, berbasis teknologi, serta berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.



